← Kembali
Budidaya sayur bayam
01 Jan 1970
Bayam (Amaranthusspp.) merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau.Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting. Tanaman bayam merupakan salah satu jenis sayuran komersial yang mudah diperoleh disetiap pasar, baik pasar tradisional maupun pasar swalayan.
Bayam merupakan tanaman annual (semusim) yang berasal dari Amerika Tropis. Dalam perkembangannya di Amerika Latin, bayam dipromosikan sebagai tanaman pangan sumber protein, terutama bagi negara-negara berkembang. Sedangkan bayam sebagai sayuran hanya umum dikenal di Asia Timur dan Asia Tenggara, sehingga disebut dalam bahasa Inggris sebagai Chinese Amaranth. (Supriati Yati & Ersi Herliana. 2014)
Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang paling bergizi. Bayam bermanfaat mencegah berbagai penyakit karena melindungi dan memperkuat tubuh melalui berbagai cara. (AnneSelby, 2005). Bayam merupakan jenis sayuran yang sangat mudah tumbuh sehingga siapapun dapat menanamnya. Bayam dapat tumbuh, baik didataran rendah maupun didataran tinggi. Bayam merupakan tanaman perdu yang sangat digemari oleh masyarakat karena rasanya yang enak, lunak, dan manfaatnya yang banyak. Tanaman bayam dapat tumbuh pada tanah dengan ph 6—7 dan kondisi tanah gembur. Budi daya tanaman bayam dilakukan tanpa melalui pembibitan. Benih dapat langsung disemai di lahan penanaman. Sayur bayam adalah olahan sayuran yang dapat dengan mudah ditemukan di manapun anda berada. Bahannya yang sangat mudah ditemukan serta cara pembuatannya yang sangat mudah membuatnya menjadi jenis sayur yang sangat sering hadir di meja makan. Sayur bayam itu sendiri merupakan jenis sayuran berdaun hijau yang dikenal memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Kandungan zat besi yang cukup tinggi di dalam sayur bayam dipercaya mampu menghindarkan seseorang dari anemia atau penyakit kurang darah. Tidak hanya itu saja, sayur bayam juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh semua orang terutama ibu menyusui untuk membantu memproduksi ASI yang lebih banyak dan lebih sehat.
Karakteristik Tanaman Bayam
Salah satu tips dasar sebelum menanam atau budidaya bayam adalah mengenal karakteristik bayam. Melansir dari Laporan Teknik Budidaya Tanaman Bayam, berikut ini karakteristik dari tanaman bayam, di antaranya:
Tanaman bayam dapat tumbuh di dataran tinggi atau rendah dengan pH yang baik untuk pertumbuhan 6 sampai 7. Namun, bisa tumbuh lebih baik di dataran tinggi yang bersuhu rendah.
Bayam termasuk tanaman generatif yang bisa diperbanyak melalui biji
Tanaman bayam membutuhkan sinar matahari yang sangat optimal
Pupuk yang cocok untuk tanaman bayam adalah pupuk yang mengandung kalium dan nitrogen
Jenis-Jenis Tanaman Bayam
Bayam yang berasal dari Amerika sudah dibudidayakan sejak 6700 SM. Bayam memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan tulang, anti peradangan, dan bagus untuk pencernaan.
Faktanya, bayam yang memiliki banyak manfaat tersebut memiliki berbagai jenis. Untuk memulai budidaya, kamu bisa mengenal terlebih dulu jenis-jenis bayam tersebut.
Bayam Liar
Bayam memiliki kandungan folat dan vitamin K yang berguna untuk mencerahkan kulit. Jadi, tak heran kalau bayam bisa digunakan di industri kecantikan. Jenis bayam yang digunakan untuk industri kecantikan adalah bayam liar.
Bayam liar berbeda dengan bayam yang dibudidayakan karena rasanya yang getir. Contoh dari bayam liar misalkan bayam berduri dan bayam tanah.
Ciri-ciri bayam liar antara lain:
Tumbuh sebagai gulma di lahan pertanian
Memiliki daun berwarna merah
Daunnya kaku
Pada bayam berduri terdapat duri pada pangkal batang tanamannya, memiliki daun tunggal dan berwarna kehijauan
Bayam Budidaya
Ada dua jenis bayam yang sering dibudidayakan yaitu bayam cabut dan bayam tahun.
Bayam Cabut
Bayam cabut termasuk bayam yang sering dijumpai di pasar atau banyak dikonsumsi masyarakat. Jenis bayam ini dapat tumbuh sepanjang musim. Ciri-ciri dari dari bayam cabut yaitu memiliki bunga pada ketiak daun, warna batang putih kehijau-hijauan sampai merah, dan bentuk daun yang agak bulat dengan ukuran tebal.
Bayam Tahun
Istilah lain dari bayam tahun antara lain bayam belanda, bayam sekop atau bayam kakap. Jenis bayam ini memiliki daun yang lebar, agak panjang, ujung daun runcing, dan memiliki warna hijau atau merah. Biasanya bayam hijau yang memiliki daun besar sering digunakan olahan keripik bayam.
Langkah-Langkah dan Cara Budidaya Bayam
Memiliki lahan yang terbatas bukan hambatan untuk menanam bayam. Karena di pekarangan rumah pun bayam masih ditanam. Semua tergantung jenis bayam yang kamu inginkan dan berapa banyaknya.
Berikut ini langkah-langkah menanam bayam di lahan terbatas .
Siapkan Lahan dan Bedengan
Gunakan pH meter, jangan lupa ya untuk melakukan pengukuran terlebih dulu dan pastikan pH tanah berada di 6-7. Kamu bisa memilih juga untuk menggunakan sistem lahan polikultur atau monokultur. Untuk pertanian berkelanjutan, kamu bisa memilih gunakan sistem lahan polikultur atau menanam dengan tanaman lain.
Setelah pH sesuai, lakukan penggemburan dengan cara mencangkul sampai kedalaman 30 atau 40 cm. Pastikan tidak ada gulma di area lahan. Setelah dicangkul, ratakan kembali, dan diamkan selama 1 hari.
Setelah lahan siap, lakukan tahapan-tahapan berikut ini:
Buat bedengan dengan lebar 120 cm dan buat parit antar bedengan 20 sampai 30 cm Apabila pH terlalu rendah lakukan pengapuran dengan memberikan dolomit atau jika pH terlalu tinggi bisa diberikan tepung belerang. Siram bedengan, 1 atau 2 minggu sebelum tanam lakukan pemupukan. Dosis pemberian pupuk disesuaikan dengan jenis dan keadaan lahan.
Pemberian Bibit Bayam
Benih atau biji bayam yang sehat harus berasal dari tanaman bayam yang sehat, bebas dari hama dan penyakit, dan termasuk bibit yang unggul. Agar bayam tidak tumbuh terlalu rapat, proses pembibitan bisa dilakukan di dalam ember.
Sediakan ember, masukkan tanah
Ambil bibit bayam segenggam, masukkan ke dalam tanah yang ada di dalam ember, dan campurkan Taburkan tanah yang sudah dicampur bibit ke bedengan Siram bedengan dan berikan pestisida alami agar terhindar dari hama dan penyakit
Masa Pemeliharaan
Kalau kamu melihat ada bayam yang tumbuh terlalu rapat, lakukan penjarangan dengan cara mencabut bayam yang terlalu rapat. Selain penjarangan, kamu pun harus melihat kalau ada tanaman bayam yang terkena penyakit segera lakukan pencabutan Agar tanaman bayam yang sehat tidak tertular. Proses ini dinamakan penyulaman, dan bisa dilakukan seminggu sekali.
Setelah itu, lakukan lakukan proses penyiraman. Penyiraman bisa dilakukan 1-2 kali sehari saat musim kering pada saat pagi atau sore hari. Agar penyiraman rata, kamu bisa menggunakan alat gembor atau emrat.
Masa Panen
Dalam 25-35 hari bayam sudah bisa dipanen. Lakukan proses panen saat pagi atau sore hari. Cara panen yang umumnya dilakukan adalah mencabut keseluruhan tanaman.
Pasca Panen
Setelah panen, kamu bisa melakukan penyortiran mana bayam yang bagus dan tidak. Bayam yang dijual ke pasar biasanya diikat beberapa tangkai sedangkan bayam organik biasanya diberikan kemasan plastik.